Tahun Baru 2016/2017 Puncak Merapi Ditutup Bagi Pendaki

Travel Kaya Sugih

Berbeda dari kebiasaan dimana pada tahun baru 2016/2017 nantinya, Puncak Merapi akan ditutup aksesnya untuk para pendaki yang ingin kesana. Hal ini sendiri langsung disampaikan oleh pihak Balai penelitian, penyelidikan dan pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta.

Pemerintah Kabupaten Sleman pun telah menerima surat perihal penutupan Puncak Merapi tersebut oleh BPPTKG. Dimana para pendaki boleh mendaki hingga Pasar Bubrah yang jaraknya masih 1 KM lagi hingga sampai ke puncak Merapi. Hal ini disebabkan kondisi tanah yang ada di puncak Merapi sendiri tidak stabil.

“Kubah tidak stabil, bisa saja terjadi longsor dan membahayakan pendaki,” demikian dijelaskan Kepala BPPTKG Yogyakarta, I Made Agung Nandaka, Ahad (18/12) seperti dilansir laman republika.

Hal ini kemudian diperparah dengan musim penghujan yang terjadi saat ini yang bisa saja menyebabkan material vulkanik tidak stabil serta berbahaya dan mudah terjadi longsor. Kemudian pihak BPPTKG juga menyebutkan resiko akan munculnya banjir lahar dingin yang bisa saja terjadi di sungai yang ada di kaki gunung Merapi.

Kemudian sisa-sisa material erupsi bekas terjadinya meletus terkahir tahun 2010 masih ada di wilayah puncak meski memang tidak sebanyak dulu. Akan tetapi tetap berbahaya jika tidak diantisipasi dengan benar oleh manusia.

Dijelaskan oleh Made, sisa dari material erupsi masih ada sekitar 20 juta meter kubik di wilayah lereng gunung Merapi serta bagian hulu sungai. Meski memang sudah memadat, akan tetapi manusia tentu tetap wajib waspada akan resiko paling buruk yang akan terjadi. Oleh sebab itu, anda yang sudah punya rencana akan ke Puncak Merapi tahun baru nanti baiknya urungkan saja, dan hingga pasar Bubrah saja sudah tentu sangat cukup. Utamakan keselematan anda.

No Comments

Leave a Reply

Most popular articles related to Tahun Baru 2016/2017 Puncak Merapi Ditutup Bagi Pendaki